jump to navigation

Open Innovation December 27, 2007

Posted by Baihaqi in Life, Technology.
trackback

Akhir tahun 2006 lalu, TIME menyebut man of the year 2006 adalah “YOU”.
Ya anda, ya kita semua, penduduk planet ini. Dengan kemajuan ICT, kita semua bisa
berperan dalam bidang masing-masing. Yang paling fenomenal adalah Internet tentunya.
Ada blog, yang menjadikan anda sebagai penyaji berita, informasi dan ilmu tanpa batas.
Ada video blog, YouTube tentunya, yang memungkinkan kita menjadi lakon dalam suatu klip video singkat. Ada social networking, friendster dan sejenisnya, memungkin anda untuk mengekspos diri anda.
Kemajuan Internet juga telah menciptakan komunitas-komunitas virtual. Yang walaupun tidak bertatap muka, mampu berkolaborasi untuk melakukan suatu project besar dan berhasil. Dalam komunitas virtual tidak ada sekat-sekat birokrasi. Semua bisa berkontribusi. Wikipedia adalah salah contohnya. Contoh yang lebih dahsyat lagi adalah OpenSource software. Begitu banyaknya project-project open source, yang dikerjakan secara keroyokan dengan peserta dari seluruh penjuru planet. Dan tentunya semua kontributor, tidak perlu beranjak dari kamarnya. Ya, cukup dari kamar anda, dimanapun anda berada, anda bisa berkontribusi ke satu project besar.

Masih banyak contoh lainnya. WordPress – ya yang kita pakai untuk nge-blog ini, juga memungkinkan kita untuk menuangkan ide-ide kreatif kita dalam bentuk (1) improvement core wordpress (2) membuat plugin dan (3) membuat theme-theme indah dan menarik. Facebook, Google Widget, dan sejenisnya memungkinkan kita untuk membuat suatu aplikasi yang bisa dipakai rame-rame.

Nah, bagaimana dengan organisasi konvensional? Apa arti dari fenomena ini bagi dunia bisnis? Ya, beberapa forwad thingking companies telah melakukannya. Innovasi, saat ini adalah menjadi salah satu keunggulan dalam berkompetisi, tanpa innovasi you are out of business. Nah proses melakukan innovasi pun juga perlu di innovasi. Caranya? Lakukan Open Innovation. Apa itu? Mirip seperti open source community tadi. Melibatkan siapa aja di luar struktur perusahaan untuk terlibat dalam project-project R&D. Samakan ini dengan konsep voice of customer? Jauh lebih luas dari itu.

Open Innovation didasari oleh pemikiran bahwa sehebat apapun suatu perusahaan melakukan investasi dengan merekrut orang-orang cemerlang ke dalam perusahaan, tetapi bisa jadi di luar sana, di ujung dunia lain, ada orang atau sekelompok orang yang lebih cemerlang, smart dan lebih maju dari orang-orang yang sudah bertahun-tahun di perusahaan. Misalnya satu perusahaan pingin menambahkan satu feature pada produk mereka. Ide dan gambaran sudah ada. Nah masalahnya tinggal mewujudkan ide tersebut kedalam produk. Team R&D dalam perusahaan tentu bisa melakukan berbagai upaya untuk mewujudkannya. Namun ingat, Time To Market perlu dipertimbangkan, terlalu lama mewujudkannya, you are out of business. Nah, apa salahnya berjalan keluar, siapa tahu di pojok dunia sana ada yang bisa mewujudkan ide anda. Nah tugas berikutnya adalah bagaimana mensinergikan seluruh aktivitas tersebut.

Ketika Pringles punya ide agar disetiap lembar kentang gorengnya ada tercetak kata-kata mutiara (atau trivia question), tentu akan menarik minat pembeli terutama anak-anak. Masalahnya, bagaimana mencetak tulisan pada kentang goreng itu. Nah, team R&D mereka mencari keluar perusahaan siapa yang bisa mewujudkan ide tersebut. Ternyata benar, ada satu perusahaan bakery kecil (lupa saya asal negaranya) punya cara mewujudkan ide tersebut. Dan jadilah kentang goreng dilengkapi dengan trivia question.
Contoh lain, lihatlah Boeing.

Nah, kabarnya nih, sekarang ada fungsi baru didalam perusahaan. Yakni berkelana keluar dan browsing di Internet melihat kemampuan-kemampuan unique diseluruh belahan dunia untuk kemudian melakukan research bagaimana kemampuan-kemampuan tersebut bisa diterapkan untuk inovasi pada produk-produk perusahaan.

Bagaimana dengan anda yang kreatif dan suka tantangan? Bergabunglah ke innocentive.com, siapa tahu karya cipta dan ide kreatif anda muncul dalam produk-produk dan mendunia.

Comments»

1. gempur - December 27, 2007

Salam kenal pak!

Untuk mendunia, biar mereka yang berkompeten aja lah pak! saya bermain di level bawah saja, lokal konvensional.. hehehehehehe..

Titip bawa kangguru pulang ya pak!😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: