jump to navigation

Waktu: sumber daya saing baru November 27, 2007

Posted by Baihaqi in General, Technology.
trackback

Kompetisi saat ini dicirikan oleh kecepatan, yang bisa kita manifestasikan kedalam beberapa dimensi: kecepatan ke pasar (time to market), kecepatan pengiriman maupun kecepatan produksi. Bagaimana dengan biaya dan kualitas? Kedua dimensi persaingan ini bukan lagi sumber daya saing, tetapi merupakan kebutuhan, entry ticket to market. Artinya kalau produk kita kualitasnya jelek dan mahal maka jangan harap anda akan bertahan hidup. Biaya dan kualitas telah menjadi order qualifier.

Kecepatan, dalam banyak hal, diukur dengan waktu. Sehebat apapun suatu produk, kalau untuk sampai ketangan konsumen perlu waktu lama, maka produk subsitusi atau dari pesaing yang akan masuk. Secanggih apapun inovasi kita, kalau inovasinya butuh waktu lamaaa untuk berujud menjadi produk yang layak jual, maka akan ada pemain lain yang muncul dan inovasi anda menjadi usang.

Bagaimana kecepatan dicapai? Banyak hal. Mulai dari R&D sampai teknik produksi Just In Time. Kedua bidang ini tentu wewenang dan bagian tanggung jawab perusahaan masing-masing. Ada yang tidak kalah pentingnya, yakni transportasi. Siapakah yang bertanggung jawab untuk transportasi, ya pemerintah. R&D yang robust, just in time yang sangat effisien tidak akan berjalan tanpa didukung oleh insfrastruktur transportasi yang baik. Tranportasi yang lamban dan kacau mengharuskan perusahaan untuk menumpuk inventory bahan baku untuk menjaga kelangsungan produksi. Inventory produk akhir akan menumpuk karena tidak dikirim dengan cepat. Inventory artinya uang yang harus ditanam disana, yang pada akhirnya akan berakibat pada total biaya produksi. Produk jadi mahal, dan tentu sulit untuk bersaing.

Bagaimana kondisi transportasi di Indonesia? Jalan raya, laut, pelabuhan, airport?

Nah, bagi pihak pemerintah yang bersibuk-sibuk ria roadshow keluar negeri untuk menarik investor asing, tolong dipikir ulang. Sudahkah kita bisa menjanjikan daya saing buat investor-investor tersebut.  Untuk para calon bupati dan gubernur, inilah potensi inovasi baru yang bisa ditawarkan.

Comments»

1. deteksi - December 12, 2007

wal’ashr..
innal insaana lafi husrin, illalladziina aamanu wa ‘amilush shoolihati
watawashou bilhaq
watawashou bish shobr..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: